Ada momen ketika dunia terasa bergerak terlalu cepat, tetapi kebenaran justru berjalan lambat, tertatih, seperti seseorang yang memikul beban berat sambil pura-pura baik-baik saja. Kita hidup...
Pagi di Gaza selalu dimulai dengan bunyi yang tidak pernah diminta: dengung drone, sisa ledakan, debu yang belum sempat mengendap. Di tempat seperti ini, kata “masa...
Ada sesuatu yang terasa ganjil, bahkan menggelisahkan, ketika sebuah negara yang gemar menyebut dirinya benteng demokrasi justru sibuk mengawasi pikiran warganya. Inggris hari ini tampak seperti...
Saya selalu teringat bagaimana sebuah bandara biasanya menjadi simbol mobilitas, kemajuan, dan dunia yang terbuka. Namun di Ben Gurion, gambaran itu berubah menjadi semacam teater kegelisahan...
Ada momen-momen dalam sejarah ketika absurditas tidak lagi butuh panggung; ia berdiri sendiri, telanjang, dan kita hanya bisa menatapnya sambil bertanya-tanya apakah dunia memang sedang sakit...
Pada suatu sore yang terasa lebih panjang dari biasanya, saya membayangkan bagaimana dunia menyaksikan Gaza dari balik kaca jendela gedung PBB yang dingin. Dari sana, penderitaan...
Ada momen-momen tertentu ketika sebuah dokumen politik terasa seperti lampu neon berkedip di tengah malam—terlalu terang, terlalu menyilaukan, sampai-sampai kita curiga kenapa ia dipasang begitu mencolok....
Ada saat-saat ketika sebuah peta mampu berbicara lebih lantang daripada seribu pidato diplomatik. Garis kuning yang memisahkan Gaza dalam dokumen bocor Centcom itu—tebal, dingin, dan seolah...
Saya masih bisa membayangkan panas yang menempel di kulit para penumpang itu—anak-anak berkeringat, menangis, dan tak mengerti kenapa dunia memperlakukan mereka seperti barang kiriman tanpa alamat....
Kata-kata itu meluncur dari bibir Emmanuel Macron dengan ritme yang nyaris teatrikal: “Aneksasi Tepi Barat akan jadi garis merah bagi Eropa.” Sebuah kalimat yang di permukaannya...
Beirut kembali menjadi panggung bagi kata-kata besar. Di sebuah ruang yang dipenuhi suara nostalgia dan harapan, para intelektual dan politisi Arab berkumpul membicarakan sesuatu yang dulu...
Di tengah reruntuhan Gaza yang masih berasap, diplomasi kembali dipentaskan di ruang berpendingin, jauh dari darah dan debu. Kali ini, nama Arab Saudi muncul di panggung...
Bayangkan Beirut. Kota yang dulu dihantam perang, kini menjadi tuan rumah bagi ratusan tokoh Arab yang datang membawa satu kata yang sudah lama dikubur: perlawanan. Di...
Bau debu dan mesiu di Gaza belum benar-benar hilang ketika Washington mulai mengatur panggung baru. Kamera dunia yang semula menyorot reruntuhan rumah dan tubuh-tubuh kecil kini...
Langit Gaza belum benar-benar reda dari asap. Di atas reruntuhan rumah dan sekolah yang porak-poranda, suara anak-anak yang menangis masih bersaing dengan dengung drone yang tak...
Ada sesuatu yang menyesakkan ketika sebuah platform yang kita kenal sebagai ruang kebebasan justru menjadi mesin penyensoran yang halus—dingin, dan berwajah algoritmik. YouTube, tempat miliaran manusia...
Langit Gaza sudah lama tidak punya warna. Ia hanya tahu abu, api, dan serpihan tubuh manusia. Tapi di seberang sana, di negeri yang menyebut dirinya “satu-satunya...
Perang di Gaza telah menelanjangi banyak hal—bukan hanya kebrutalan zionis, tetapi juga kebisuan panjang dunia Barat yang merasa dirinya penjaga moral peradaban. Kini, laporan Declassified UK...
Langit politik global tampak cerah hanya di atas kertas. Tapi di bawahnya, dunia bergejolak. Ketika Komite Olimpiade Internasional (IOC) menegur Indonesia karena menolak visa atlet Israel,...
Di tengah deru kampanye, bendera berkibar, dan pidato yang menjanjikan “keadilan untuk semua”, ada suara lain yang makin keras terdengar di Amerika: suara yang bertanya, “Untuk...
Tak ada yang lebih ganjil dari kalimat yang tampak baik di permukaan tapi menyimpan bara di dalamnya. Kata “perdamaian”, misalnya, yang di mulut para politisi kerap...
Yair Lapid mungkin tidak bermaksud membuat dunia tertawa getir, tapi ucapannya tentang krisis terbesar dalam sejarah Israel terdengar seperti pengakuan yang lama ditunggu: negeri itu sedang...
Mereka dikembalikan bukan sebagai manusia, tapi sebagai angka. Seratus lebih jasad warga Palestina dilepas Israel ke Gaza tanpa nama, hanya nomor di kantong jenazahnya. Sebagian dengan...
Gaza kembali bernafas dalam debu. Tidak dalam damai, tapi dalam kelelahan. Orang-orang masih menggali puing dengan tangan kosong, mencari sisa keluarga yang tertinggal di bawah reruntuhan....
Langit Gaza sudah lama kehilangan warnanya. Debu menggantikan udara, dan diam menggantikan kehidupan. Di tengah tanah yang nyaris tandus itu, ribuan truk bantuan kemanusiaan ternyata dikubur...
Asap di Gaza mulai menipis, tapi di Tepi Barat fajar datang dengan suara tembakan. Jalan-jalan Jenin, Nablus, dan Ramallah kembali dipenuhi kendaraan lapis baja. Tentara pendudukan...
Gaza baru saja berhenti berasap. Rumah-rumah yang luluh lantak belum sempat dibersihkan dari puing. Anak-anak masih mencari sisa mainan di reruntuhan. Namun sebelum debu benar-benar reda,...
Pada mulanya, semua terdengar biasa. Indonesia, seperti biasanya, menyatakan siap mengirim pasukan perdamaian ke Gaza—tentu saja jika diminta oleh PBB. Kalimat itu, yang diucapkan Presiden Prabowo...
Mungkin dunia memang pandai menciptakan eufemisme. Ia bisa menyebut pendudukan sebagai “perlindungan”, perang sebagai “intervensi”, dan kini, di Gaza, rencana pembentukan International Stabilisation Force sebagai “langkah...
Mungkin sebagian dari kita mengira normalisasi hubungan diplomatik hanya terjadi di ruang konferensi, dengan tanda tangan, kilatan kamera, dan senyum di depan bendera dua negara. Tapi...
Langit Gaza belum sempat pulih dari abu, tapi dentuman itu sudah kembali. Bau mesiu belum benar-benar hilang dari udara ketika drone Israel kembali melintas, menandai berakhirnya...
Langit Sharm el-Sheikh bersih hari itu, seolah ikut berpose untuk sejarah baru. Di bawahnya, para pemimpin dunia tersenyum di depan kamera, jabat tangan dengan mantap, dan...
Mereka kembali bukan dengan senjata, tapi dengan kepala tegak. Dari balik jeruji besi yang selama ini diklaim sebagai simbol ketegasan keamanan Israel, para tahanan Palestina melangkah...
Ada sesuatu yang terasa janggal dari cara berita itu muncul—begitu tiba-tiba, begitu spesifik, dan begitu menarik untuk diklik. “Presiden Indonesia akan tiba di Israel besok,” tulis...
Di ambang Konferensi Tingkat Tinggi yang akan digelar di Sharm El-Sheikh, Mesir, media dunia sudah menyiarkan slogan “Perdamaian Gaza,” seolah seluruh luka Palestina bisa diobati dengan...
Pertanyaan ini selalu muncul. Seperti gema yang tak pernah benar-benar padam setiap kali langit Gaza kembali merah: “Di mana negara-negara Arab?” Di ruang-ruang diskusi, di mimbar-mimbar...
Ada pemandangan yang semakin sulit ditelan logika, namun begitu sering kita lihat hingga terasa biasa. Di layar televisi, para pemimpin Arab berteriak lantang mengutuk “genosida Israel...
Bayangkan sebuah kota yang dulunya hidup—suara anak-anak di gang sempit, aroma roti yang baru keluar dari oven, azan yang menggema di antara balkon-balkon beton. Kini, yang...
Hujan bendera Palestina berwarna merah, putih, dan hijau bergulung di bawah langit Eropa yang muram. Di London, di Berlin, di Bern—ribuan orang berjalan dengan wajah penuh...
Mereka menyebutnya gencatan senjata. Dunia menepuk dada, menghela napas lega, dan berpura-pura percaya bahwa perang telah usai. Tapi di balik tepuk tangan itu, di lereng-lereng zaitun...
Ada yang ganjil di tengah berita yang seolah menggembirakan. Puluhan ribu warga Palestina disebut kembali ke Gaza Utara setelah gencatan senjata dimulai. Tapi mari kita jujur:...
Bayangkan, di tengah reruntuhan Gaza, di antara suara anak-anak yang mencari air dan ibu-ibu yang menanti kabar suami di penjara, ada negara yang menggelontorkan 3,2 juta...
Mungkin kita sudah terbiasa dengan angka. 67.173 orang tewas. 169.780 terluka. Dua juta jiwa hidup tanpa rumah. Angka-angka itu muncul di layar, kita membacanya sambil menyeruput...
Langit Gaza tak lagi hitam karena malam. Ia hitam karena abu bangunan, sisa tubuh, dan asap dari bom yang diluncurkan atas nama “pertahanan diri.” Kata itu—dua...
Di jalan-jalan kota London, spanduk “Free Palestine” kini terasa lebih lazim daripada bendera Inggris di jendela rumah. Barangkali ini bukan hal besar bagi sebagian orang, tapi...
Sudah dua tahun sejak langit Gaza menyala, sejak dentuman pertama dari apa yang disebut “Operasi Badai al-Aqsa” mengguncang bukan hanya tanah Palestina, tapi juga seluruh peta...
Ada yang terasa janggal ketika sebuah negara kecil di Amerika Latin yang selama ini dianggap satelit Washington tiba-tiba berbicara lebih lantang daripada para pemimpin Arab yang...
Di satu sisi, di podium diplomasi, Australia menegaskan pengakuan terhadap negara Palestina. Kata-kata itu terdengar indah, bagai embun pagi yang seolah menjanjikan kesejukan. Namun, di balik...
Di laut lepas, jauh dari garis pantai yang diperebutkan, puluhan kapal kecil berlayar membawa harapan dan bantuan. Kamera mereka dipadamkan, komunikasi mereka dijamming, dan kapal perang...
Di era ketika sebuah video berdurasi tiga puluh detik di TikTok bisa mengguncang opini lebih keras ketimbang sebuah pidato presiden, ada ironi yang sulit diabaikan. Israel—yang...